300 Tokoh Agama Meninggal Selama Pandemi, Menag Minta Vaksinasi Prioritas

Kamis, 21 Januari 2021 18:32

Ilustrasi Vaksin. (int)

FAJAR.CO.ID — Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menilai, kiai pesantren dan para tokoh agama berada di garda terdepan dalam tugas pembinaan keberagaman masyarakat. Dia pun berharap pengasuh pesantren dan para tokoh agama mendapat prioritas program vaksinasi Covid-19.

“Kami berharap para kiai pesantren dan tokoh agama yang terus membina masyarakat, serta para santri bisa mendapat prioritas vaksinasi Covid-19. Peran para tokoh agama, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, maupun Khonghucu dalam pembinaan agama sangat besar dan dirindukan umat,” ungkap dia dalam keterangan tertulis, Kamis (21/1).

Apalagi selama masa pandemi, banyak tokoh agama dan pengasuh pesantren yang wafat. Hal itu menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Sebab, untuk melahirkan para kiai dan tokoh agama, dibutuhkan proses panjang, tidak bisa dilakukan secara instan. “Data kami, lebih dari 300 tokoh agama yang meninggal selama pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani juga menyampaikan, vaksinasi bagi pengasuh pesantren mendesak, mengingat aktivitas mereka dalam membina keberagamaan umat dan santri sangat diharapkan. “Ini tentu penting, tidak hanya untuk tokoh agama Islam, tapi juga tokoh lintas agama,” jelasnya.

Adapun, tahap pertama program vaksinasi Covid-19 yang bergulir sejak 13 Januari 2021 memang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan Covid-19. Untuk tahap selanjutnya, vaksinasi dilaksanakan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Komentar