Ditangkap karena Kekerasan, Pria Ini Dinikahkan di Kantor Polisi

Kamis, 21 Januari 2021 12:03

Pria Ini Dinikahkan di Kantor Polisi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Jodoh datang tak kenal waktu. Itulah yang dialami oleh Wahyu, 19 tahun. Dia adalah tersangka kasus dugaan penganiayaan di Makassar.

 Tanpa disengaja, masa penahanan Wahyu bertepatan dengan pesta pernikahannya dengan pujaan hatinya berinisial LA, 19 tahun, Rabu (20/1/2021) kemarin. 

Tanpa menunggu waktu sampai bebas, Wahyu pun melangsungkan pernikahannya di musala di Polsek Panakkukang. Pembacaan ijab kabul pun berlangsung khusyuk. 

Tampak Wahyu mengenakan baju adat Sulawesi. Di depannya, seorang penghulu berjas cokelat membimbing Wahyu membaca ijab kabul. Status lajang yang selama ini berada dalam diri Wahyu, kini telah berubah menjadi sang kepala rumah tangga meski masih ditahan di kantor polisi karena kasus itu. 

“Pelaku pengeroyokan ditangkap sekitar lima hari lalu karena kasus pengeroyokan,” kata Panit 2 Reskrim Polsek Panakkukang, Ipda Abdul Rahman, saat dikonfirmasi, Kamis (21/1/2021).Proses pernikahannya dengan LA berlangsung lancar dan dijaga oleh aparat kepolisian. Wahyu sendiri tak mampu menyembunyikan rasa kebahagiaannya. 

Kata Ipda Rahman, sebenarnya, tanggal pernikahan tahanannya itu sudah ditetapkan jauh hari sebelum ia ditangkap. Meski berstatus tersangka, polisi tetap memberikan hak kepada Wahyu menjadi sang suami dari LA. Wahyu ditangkap bersama empat temannya pada 19 Desember 2020 lalu. Tak hanya mengeroyok, mereka juga mencuri ponsel korban di wilayah TPU Panaikang. 

Komentar