Dugaan Korupsi Bansos dan BPJS, Mantan Ketua DPR: Dilaknat 7 Turunan

Kamis, 21 Januari 2021 19:15

Mantan Ketua DPR Marzuki Alie

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menaikkan status hukum pengungkapan dugaan praktik korupsi BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum-Kejakgung) Leonard Ebenezer mengatakan, surat perintah penyidikan (sprindik), Print-02/F.2/Fd.2/01/2021 terbit pada Selasa (19/1).

Tim di Jampidsus pada Senin (18/1) sudah memulai serangkaian proses pencarian bukti-bukti kasus. Di antaranya, dengan melakukan upaya penggeledahan di kantor induk BPJS Naker yang berada di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel).

Adanya mega korupsi di BPJS Ketenagakerjaan ini menuai sorotan berbagai pihak, salah satunya mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie.

Marzuki Alie menyayangkan adanya kasus dugaan korupsi di tubuh BPJS Ketenagakerjaan.

Bahkan Marzuki Alie mengecam keras tindakan para pelaku korupsi (koruptor) dan menyebut mereka lebih buruk dari hewan.

Pasalnya, uang yang sejatinya merupakan milik rakyat secara terang-terangan mereka korupsi demi kepentingan pribadi.

Pernyataan keras itu diutarakan oleh Marzukie Ali lewat jejaring Twitter miliknya pada Rabu (20/1/2021).

Marzuki Alie menyinggung serangkaian kabar dugaan korupsi yang belakangan tengah marak terjadi.

“Uang bansos orang miskin, uang tenaga kerja BPJS, uang simpanan rakyat Jiwasraya semua dikorup,” kata Marzuki Alie seperti dikutip fajar.co.id.

“Korupsi APB sudah biasa, ini luar biasa, sudah gak ada hati manusia lagi, lebih buruk dari hewan,” sambungnya keras.

Bagikan berita ini:
5
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar