Muhammadiyah Kerahkan Tim Medis Bantu Pasien Penyintas Gempa Sulbar

Kamis, 21 Januari 2021 13:48

Muhammadiyah Kerahkan Tim Medis

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Gempa magnitudo 6,2 yang melanda Sulawesi Barat Jumat 15 Januari lalu berdampak pada penyelenggaraan pelayanan medis di fasilitas-fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Mamuju termasuk RSUD Sulawesi Barat dan Puskesmas Binanga, Mamuju.

Dua dokter spesialis Kandungan dan spesialis Orthopedic yang tergabung dalam tim Emergency Medical Team (EMT) Nasional Muhammadiyah masing-masing menjalankan operasi Caesar dan bedah tulang di RSUD Propinsi Sulawesi Barat pada hari Selasa (19/1/2021).

Dr Ribkhi Amalia Putri, Sp.OG (spesialis kandungan) menjalankan operasi caesar terhadap seorang warga asal Karema, Kecamatan Mamuju. Sedangkan dr Meiky Frediyanto, Sp.OT (spesialis Ortopedi dan Traumatologi) melaksanakan operasi patah telapak tangan terhadap seorang penyintas gempa asal Simboro, Kabupaten Mamuju di RSUD Regional Sulawesi Barat.

Sementara itu Wildan Firmansyah dokter asal RS Universitas Muhammadiyah Malang dibantu perawat Imam Fitrianto berhasil menata kembali layanan di Puskesmas Binanga, Kabupaten Mamuju.

“Pelayanan puskesmas sempat berhenti dua hari dan masih belum berjalan dengan normal. Kami memberi dukungan terhadap tenaga medis yang masih bertugas dengan menata ulang layanan agar berjalan dengan normal,” kata Wildan Firmansyah dalam keterangannya, Kamis (21/1/2021).

Sedangkan di hari yang sama, satu tim EMT yang dipimpin oleh dr Rifqi melakukan pelayanan kesehatan di Pos Pelayanan Kalubibing Mamuju dengan jumlah 20 jiwa dan 10 jiwa di Pos Koordinasi MDMC.

Komentar