PMI Setiap Hari Distribusi 250 Ribu Liter Air Bersih ke Daerah Bencana Sulbar dan Kalsel

Kamis, 21 Januari 2021 11:02

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penyedian air bersih merupakan salah satu prioritas PMI pada setiap kejadian bencana. Hal itu karena pada paska bencana, air bersih menjadi suatu yang langka karena rusaknya pipa air atau mata air akibat bencana itu sendiri. Setidaknya pada bencana gempa Sulawesi Barat (Sulbar) dan banjir Kalimantan Selatan (Kalsel), setidaknya sebanyak 250 ribu liter air bersih disalurkan kepada pengungsi setiap harinya.

Perhitungan tersebut berdasarkan jumlah tangki yang dikerahkan oleh PMI yaitu sebanyak 11 mobil tangki di Sulbar dan 6 mobil tangki di Kalsel, kapasitas 5.000 liter, di mana setiap armada beroperasi sebanyak 3 rit per hari.

Menurut Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, Rabu 20/01, Sistem distribusi air bersih tersebut dimana mobil tangki air PMI mengambil air dari sumber air PDAM. Namun apabila ternyata sumber PDAM rusak, maka PMI akan mencari mata air terdekat. Dengan begitu kebutuhan air bersih untuk pengungsi selalu terpenuhi setiap harinya.

Terkait penyediaan air bersih oleh PMI di Kabupaten Majene Sulbar sendiri dipusatkan di 10 titik lokasi pengungsian itu berada di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

Komentar