Bupati Sleman Sri Purnomo Positif Covid-19, Sempat Bertemu Sultan Hamengku Buwono X

Jumat, 22 Januari 2021 09:15

Bupati Sleman Sri Purnomo saat mendampingi Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono tebar benih di Ngaglik beberapa waktu lalu. ...

FAJAR.CO.ID, SLEMAN — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo memastikan upaya penelusuran kontak erat Bupati Sleman Sri Purnomo yang positif tertulari Covid-19, langsung berjalan.

Acuan yang digunakan adalah kontak erat selama 15 menit dengan jarak kurang dari satu meter. Mulai dari keluarga, pejabat pemerintah hingga warga.

Dinkes Sleman telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DIY terkait Pak Sri sempat mengikuti agenda bersama Gubernur Hamengku Buwono X (HB X).

Walau saat itu berlaku protokol ketat berupa rapid antigen, tetapi tracing kontak erat tetap berlaku.

“Selasa (19/1) masih ada acara dengan ngarso ndalem (HB X), lalu Senin (18/1) dengan kementerian (Kementerian Kelautan dan Perikanan), sudah koordinasi dengan Dinkes DIY. Saat acara bersama ngarso ndalem, itu masih negatif antigen,” kata Joko kepada Radar Jogja, Kamis (21/1).

Koordinasi, lanjutnya, untuk meminimalisasi sebaran kasus Covid-19. Skema tracing berlaku sejak pertemuan beberapa sebelum terkonfirmasi positif Covid-19. Perhitungan yang digunakan adalah dua hari setelah menjalani uji swab Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Dihitung dua hari setelah diambil swabnya. Karena Rabu (20/1) itu tesnya maka sejak Senin (18/1), Selasa (19/1) dan Rabu sudah masuk kontak erat. Terutama yang lebih dari 15 menit dan jarak kurang dari satu meter,” katanya.

Joko memastikan pada Rabu itu hasil rapid antigen Sri Purnomo negatif terhadap Covid-19. Secara ilmiah kondisi ini sangat memungkinkan.

Komentar