Dugaan Korupsi BPJS-TK Capai Triliunan, Kejagung Periksa Dua Direktur

Jumat, 22 Januari 2021 22:18

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — Tim penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung terus mengusut dugaan korupsi pada Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi oleh Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Penyidik Kejagung memeriksa Direktur Keuangan BPJS TK berinisial EA dan Direktur Pelayanan BPJS TK berinisial MKS.

“Jumat 22 Januari 2021, tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa terhadap dua orang sebagai saksi yang terkait dengan perkara dugaan korupsi pada Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi oleh Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Jumat (22/1).

Leonard menyampaikan, pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh BPJS TK. “Hingga kini sudah 17 saksi diperiksa,” ucap Leonard.

Kendati demikian, hingga kini Jam Pidsus Kejagung belum membeberkan adanya seorang yang ditetapkan tersangka dalam perkara ini. Karena diduga perkara dugaan korupsi pada Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sudah pada tahap penyidikan.

Sebelumnya, tim penyidik Kejagung telah melakukan penggeledahan di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan pada Senin (18/1/2021).

Komentar