Garis Polisi Melintang di Rumah Kadis PU Mamuju, Hancur Pasca Diguncang Gempa

Jumat, 22 Januari 2021 22:06

Rumah Kadis PU Mamuju.

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Rumah pribadi milik Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamuju, Salihin Saleh, di Jalan Pongtiku, Mamuju dipasangi garis polisi.

Hal itu dilakukan pasca Salihin Saleh dinyatakan meninggal dunia di RS Pelamonia Makassar, karena tertimpa reruntuhan rumahnya itu saat gempa 6,2 magnitudo mengguncang Mamuju.

Pantauan di lokasi pada hari Jumat sore (22/1/2021) tadi, rumah pribadi almarhum kini hancur. Seluruh bagian bangunan rumah semi permanennya itu, mulai dari tembok hingga ruangan lainnya hancur.

Tampak pula sebuah alat berat dikerahkan untuk membongkar puing-puing rumah tersebut, yang berada tepat di samping area pemakaman.

Sejumlah barang seperti foto, sepatu, pakaian, dan berkas-berkas lainnya berhamburan di antara reruntuhan bangunan tersebut, yang kini dipasangi garis polisi oleh aparat setempat.

Diketahui, Salihin Saleh dinyatakan meninggal dunia di RS Pelamonia, Kota Makassar, pada Kamis (21/1/2021) pukul 09.30 Wita kemarin.

“Barusan (kemarin) meninggal ini beliau kasihan di RS Plamonia Makassar,” kata keluarga Salihin, Syahril saat dikonfirmasi kemarin.

Sesuai kesepakatan keluarganya, jenazah almarhum dimakamkan di kampung halamannya di Batu-batu, Kabupaten Soppeng.

“Di kampung halamannya, Batu-batu, Soppeng. Doakan beliau karena orang baik dia kasihan,” tambah Syahril, sambil terisak melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, istri Salihin juga telah meninggal dunia karena menjadi korban keganasan alam saat itu. Keduanya tertimpa reruntuhan bangunan di rumah pribadinya itu, saat gempa mengguncang. (ishak/fajar)

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI