Komjen Listyo Sigit Prabowo Bawa Konsep Presisi, Neta S Pane Komentar Begini

Jumat, 22 Januari 2021 08:53

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat memaparkan visi dan misi serta arah kebijakan Polri saat uji kelayakan dan kepatutan di hadapan pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021). Foto: tangkapan layar Youtube

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane menyebut Komjen Listyo Sigit Prabowo punya tantangan besar saat menjadi Kapolri.

Pasalnya, Listyo telah mengenalkan konsep baru dari Promoter ke Presisi. Promoter merupakan konsep Kapolri era Tito Karnavian hingga Idham Azis. Promoter merupakan kependekan dari profesional, modern, dan tepercaya.

Konsep itu dikenalkan oleh Tito Karnavian dan dilanjutkan oleh penerusnya.

Namun, Listyo yang menjadi Kapolri ke-25 memilih untuk tidak memakai konsep Promoter. Pada fit and proper test di Komisi III, Listyo mengenalkan konsep baru yakni Presisi atau prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

“Dengan ikon Presisi, Sigit akan membawa paradigma baru di Polri,” ujar Neta kepada wartawan pada Kamis (21/1) malam.

Menurut Neta, dengan adanya konsep baru itu, maka banyak pihak berharap lebih kepada mantan Kapolresta Solo itu agar bisa membawa perubahan pada tubuh Polri.

“Tentunya publik berharap, Sigit akan segera mewujudkan semua yang dijanjikannya saat uji kepatutan di Komisi III DPR,” tegas Neta. (jpnn/fajar)

Komentar