Korban Bom McDonalds hingga Polsek Bontoala Terima Kompensasi, Total Nilainya Rp2 M

Jumat, 22 Januari 2021 17:29

LPSK menyerahkan kompensasi ke ahli waris dan korban teroris di Sulsel. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyerahkan bantuan kompensasi atau ganti rugi kepada korban tindak pidana teroris masa lalu di Sulsel.

Kompensasi ini diserahkan langsung oleh, Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution, Wakil Ketua LPSK Livia Iskandar, dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam di Hotel The Rinra, Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Jumat (22/1/2021).

Manager Nasution mengatakan, korban terorisme di Sulawesi Selatan yang menerima kompensasi, terdiri dari, 6 orang korban meninggal dunia, 1 orang mengalami luka berat, 2 orang luka sedang dan 1 orang mengalami luka ringan.

Kesepuluh orang tersebut merupakan korban dari beragam peristiwa terorisme yang terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan sejak tahun 2002.

Seperti Bom McDonalds Makassar (2002), Bom Cafe Bukti Sampodo Palopo (2004), Bom Polsek Bontoala (2018), dan beberapa perisitwa penyerangan, dan penembakan yang menyasar anggota kepolisian.

“Ada satu peristiwa terorisme yang terjadi di Solo, Jawa Tengah, namun korbannya berdomisili di Kabupaten Pinrang,” ujar Nasution

Total nilai ganti kerugian (kompensasi) yang dikeluarkan oleh negara untuk sepuluh korban terorisme tersebut mencapai Rp 2 Miliar.

Besaran nilai kompensasi yang diterima oleh korban telah mengikuti skema satuan biaya yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan.

Dengan rincian; untuk korban meninggal dunia sebesar Rp250.000.000, untuk korban dengan kondisi luka berat sebesar Rp.210.000.000, untuk korban luka sedang Rp. 115.000.000, dan Rp. 75.000.000 untuk korban luka ringan.

Komentar


VIDEO TERKINI