LPSK akan Serahkan Kompensasi Rp2 Miliar ke Korban Terorisme di Sulsel

Jumat, 22 Januari 2021 10:01

Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution (Masker Putih)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan membayarkan kompensasi (ganti rugi dari negara) kepada 10 korban tindak pidana terorisme.

Kesepuluh orang tersebut, merupakan korban dari beragam peristiwa terorisme. Ini terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan sejak tahun 2002. Kompensasi akan diserahkan langsung di Hotel The Rinra, Makassar, Sulawesi, Jum’at, (22/01/2020).

10 orang tersebut merupakan korban peristiwa terorisme. Yakni tiga orang korban Bom McDonalds Makassar (2002), tiga orang Bom Cafe Bukti Sampodo Palopo (2004), satu orang korban penembakan teroris di Gowa (2020).

Satu orang Bom Polsek Bontoala,(2002), satu orang penyerangan senjata tajam Sadar Maleo, dan satu orang penembakan di Solo Jawa Tengah, namun korbannya berdomisili di Kabupaten Pinrang.

Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution, mengatakan total nilai ganti kerugian atau kompensasi yang dikeluarkan oleh negara untuk sepuluh korban terorisme tersebut mencapai Rp.2.015.000.000,-.

“Besaran nilai kompensasi yang diterima oleh korban ini, telah mengikuti skema satuan biaya yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan,”ucapnya saat berkunjung keredaksi Harian FAJAR, Kamis, 21 Januari.

Untuk rincian kompensasi tersebut yakni Rp250 juta untuk korban meninggal dunia, Rp210 juta untuk korban dengan kondisi luka berat, Rp. 115 juta untuk korban luka sedang dan Rp75 juta untuk korban luka ringan.

Lanjut Maneger Nasution, untuk korban terorisme di Sulawesi Selatan yang menerima kompensasi terdiri dari 6 orang korban meninggal dunia, 1 orang mengalami luka berat, 2 orang luka sedang dan 1 orang mengalami luka ringan.

Komentar


VIDEO TERKINI