Pandemi Covid-19 Jadi Alasan Pemkot Makassar Belum Tertibkan Gudang Dalam Kota

Jumat, 22 Januari 2021 20:55

ILUSTRASI. (FOTO: IKBAL/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gudang dalam kota masih bebas beroperasi. Belum ada penindakan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Padahal sudah ada peraturan wali kota (Perwali) Nomor 93 Tahun 2005 tentang Pergudangan Dalam Kota. Perwali itu terbit di era Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.

Dalam perwali tersebut, telah diatur wilayah kawasan pergudangan. Yakni di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya. Tetapi, hingga saat ini masih ditemui aktivitas pergudangan di luar wilayah tersebut.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengaku pihaknya kini masih fokus pada penanganan pandemi Covid 19, sehingga belum mengambil tindakan.

“Hanya karena ini Pandemi Covid-19, kita fokus itu, mudah-mudahan setelah itu kita bisa fokus, tapi itu merupakan suatu problematika yang harus diselesaikan,”ungkap Rudy, Jumat (22/1/2021).

Namun, Rudy berjanji akan melakukan penertiban terhadap gudang dalam kota tersebut. Namun, lanjutnya penindakan harus berkelanjutan agar efektif.

“Sudah problematik klasik, sebenarnya saya sudah meminta harus dilakukan secara bertahap tentang penertiban itu. Kalau mau, bertahap harus dilakukan secara konsisten dan kontinyu, tidak bisa istilahnya tiba tiba dilakukan,” tandasnya. (ikbal/fajar)

Komentar