Permalukan Liverpool, Burnley Memang “Kurang Ajar”, Ini Buktinya

Jumat, 22 Januari 2021 09:26

Pemain Burnley merayakan gol Ashley Barnes/Reuters

FAJAR.CO.ID, LIVERPOOL—Tim papan bawah, Burnley mempermalukan Liverpool di Anfield Stadium. Itu mempertegas bahwa anak asuh Sean Dyche memang “kurang” ajar di markas The Reds, julukan Liverpool.

Dikutip dari BBC Live, ini adalah kekalahan pertama Liverpool dalam 69 pertandingan Liga Premier di Anfield sejak kalah 1-2 dari Crystal Palace pada April 2017, tiga tahun dan 273 hari lalu. Sebelumnya, di 68 laga, mereka menang 55 kali dan imbang 13 kali.

Itu adalah catatan laga kandang tak terkalahkan terpanjang kedua dalam sejarah liga papan atas Inggris. Rekor mereka hanya kalah dari Chelsea. The Blues sebagai pemilik rekor melewatkan 86 pertandingan kandang tanpa kekalahan yang kemudian berakhir pada Oktober 2008.

The Reds telah menjalani empat pertandingan liga tanpa mencetak gol untuk pertama kalinya sejak Mei 2000. Ini juga adalah pertama kalinya tim Jürgen Klopp menjalani empat pertandingan liga tanpa mencetak gol sejak tim Mainz-nya melakukannya di Bundesliga dari November hingga Desember 2006.

Fakta lain, Burnley, satu-satunya tim yang meninggalkan Anfield dengan satu poin musim lalu, dan sekarang menjadi yang pertama yang mengambil ketiga poin dalam 1.370 hari!

Ini adalah kemenangan tandang kedua bagi Burnley di Liga Premier melawan juara bertahan (juga v Chelsea pada Agustus 2017). Memang, sejak musim 2017-18, Burnley adalah satu-satunya tim dengan dua kemenangan tandang liga atas juara bertahan Inggris itu.

Manajer Burnley, Sean Dyche yang berbicara kepada 5 Live Sport menyebut kemenangan ini pantas bagi anak asuhnya. Menurutnya, anak asuhnya mampu meredam kehebatan barisan penyerang tuan rumah.

“Mereka memiliki peluang tetapi bukan yang emas. Selain peluang Origi dan Nick Pope menyelamatkannya, tidak banyak peluang dan itu menyenangkan tetapi untuk mencetak gol – dan juga penalti, kami tidak mendapatkan banyak dari itu!” tegasnya.

“Hampir tidak mungkin Anda mendapatkan penalti sebanyak itu, jadi saya senang dengan itu. Itu penalti menurut saya, saya telah melihatnya kembali. Barnes telah menanganinya dengan baik karena ini saat yang menegangkan,” lanjutnya mengomentari penalti Ashley Barnes di menit ke-83.

Bagi Dyche, ini hasil gila tim asuhannya. “Kegilaan dari kisah Liga Premier adalah kami baru saja kalah dalam dua pertandingan, bahkan dengan penampilan yang bagus, dan tiba-tiba cerita itu sangat berbeda. Itulah kompleksitas berada di Liga Premier. Ceritanya berubah dengan setiap hasil,” jelasnya dikutip dari BBC Live. (amr)

Komentar


VIDEO TERKINI