Vaksin Covid-19, Antara Harapan dan Realita

Jumat, 22 Januari 2021 13:59

Bambang Budiono

Oleh : Bambang Budiono, Dokter Spesialis JantungPemerhati Kesehatan, Tinggal di Makassar

Hingga  artikel ini ditulis, lebih dari 96 juta orang terkonfirmasi positif, dan lebih dari 2,06 juta orang di seluruh dunia  telah tewas karena COVID-19. Jumlah itu akan terus bertambah, karena setiap hari tercatat puluhan ribu kasus  baru, sekitar 13.500 diantaranya korban meninggal.

Virus korona baru yang telah bermutasi, dilaporkan menyebabkan penularan menjadi jauh lebih mudah dan cepat  sehingga angka kasus terinfeksi diprediksi akan melesat naik, meskipun banyak ahli menduga bahwa mutasi itu  tak akan membuatnya menjadi lebih mematikan.

COVID-19 telah membuat dunia porak poranda, tak hanya masalah korban nyawa dan kecacadan yang  ditimbulkan, namun juga timbulnya ancaman resesi berkepanjangan. Semua orang kini fokus dan amat berharap  agar vaksin COVID-19 bisa menjadi juru selamat, dan akan mengakhiri pandemi. Harapan yang boleh dikatakan  terlalu berlebihan.

Platform Vaksin COVID-19. Lebih dari 240 jenis kandidat vaksin dengan berbagai platform telah diteliti, ada yang masih di tahap penelitian  laboratorium dan binatang coba, ada juga yang telah mencapai uji klinis tahap 1, tahap 2 dan, tahap 3, bahkan 5kandidat diantaranya telah memperoleh rekomendasi untuk penggunaan luas di masyarakat berdasar ijin dari  Badan Pengawas Obat dan Makanan di Negara masing masing berdasar ‘emergency used authority’.

Bagikan berita ini:
3
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar