Baju Dinasnya Tertimbun Reruntuhan, Briptu Rahmat dapat Baju Berpangkat Iptu

Sabtu, 23 Januari 2021 13:13

Iptu Asfada memberikan baju dinas miliknya ke Bripka Rahmat yang menjadi korban gempa Sulbar. (Ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAJENE – Salah satu aparat kepolisian di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) juga menjadi korban gempa magnitudo 6,2 bersama warga lainnya, sejak Jumat (15/1/2021) lalu.

Polisi itu bernama Briptu Rahmat Naba, personel Bhabintamtibmas di Polsek Malunda. Ia merasa sedih, seragam kebanggaannya sebagai anggota Polri hilang akibat gempa.

Tidak hanya baju dinasnya saja. Seluruh harta benda miliknya telah lenyap akibat gempa. Beruntung ada aparat kepolisian lain yang datang memberikan bantuan.

Briptu Rahman mendapat baju dinas secara cuma-cuma dari polisi yang berpangkat lebih tinggi dari dirinya, yang bertugas di Polres Pelabuhan Makassar.

“Baju ini diberikan karena baju dinas miliknya hilang saat diguncang gempa. Nanti label nama dan pangkatnya diganti,” kata Kasat Sabhara Polres Pelabuhan, Iptu Asfada, Sabtu (23/1/2021).

Pihaknya juga memberikan bantuan berupa terpal, masker, dan kebutuhan pokok lainnya pasca. Termasuk warga lain yang ikut menjadi korban.

“Kami juga bagikan bantuan ke sejumlah titik di Majene. Kami juga doakan dengan pemberian baju ini, Briptu Rahman semoga juga bisa jadi perwira,” jelas dia.

Aparat kepolisian yang datang memberikan bantuan ini, juga memberikan semangat kepada anggotanya dan korban lain.

Dia berpesan untuk menjaga kesehatan dan tetap semangat dalam melaksanakan tugas kemanusiaan, sampai beberapa hari ke depan

Komentar