Ferdinand Kritik Anies Baswedan: Ini Pemerintahan Bukan Warung Keluarga

Sabtu, 23 Januari 2021 11:29

Foto Kolase Ferdinand Hutahaean dan Anies Baswedan (Istimewa/FIN)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Eks Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean terus mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar terbuka terkait anggaran Formula-E yang terlanjur ditransfer namun ajang balapan tak juga digelar lantaran pandemi covid-19.

“Nies, ini Pemerintahan bukan warung keluarga yang ketika Emak nanya duit jualan bisa dijawab hanya dengan kata-kata, aman duitnya ada. Buktikan bahwa uang itu aman dengan otentik,” ujar Ferdinand di akun twitternya, Sabtu (23/1).

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengatakan Formula-E ditunda dan dana commitment fee aman.

Namun Ferdinand mengaku tidak sependapat jika disebut tunda. Sebab menurut dia FIA tidak memasukan Jakarta sebagai tuan rumah.

“Saya tak sependapat lagi dengan kata ditunda dalam agenda musim 2020/2021 karena tetap bergulir tapi FIA tidak memasukkan Jakarta sebagai tuan rumah meski telah bayar sebagian Fee 11 Juta Pound. Agenda bergulir tidak ditunda, ada apa Jakarta? Apa karena fee belum lunas?” ujar Ferdinand.

Sebelumnya, Manajer Komunikasi PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pelaksana Formula E, Melisa Sjach menuturkan, biaya komitmen atau commitment fee yang Anies sempat serahkan ke pihak Formula E sebesar Rp 560 miliar tidak akan hilang.

Hal tersebut, lanjut Melisa, dikarenakan pihak Formula E memahami bahwa penundaan tersebut disebabkan pandemi Covid-19 yang masuk kategori kejadian luar biasa.

Komentar