Perannya Tak Disorot, Srikandi Cantik TNI AL Ini Pertaruhkan Nyawa untuk Korban Gempa

Sabtu, 23 Januari 2021 17:06

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Parkir tidak hanya identik dengan kendaraan roda dua atau empat. Di kapal rumah sakit terapung KRI dr Suharso-990, ada petugas yang mengatur lalu lalang pesawat terbang (Helikopter).

Petugas khusus ini layaknya “tukang parkir”. Memberikan isyarat dengan gerakan tangan, memberi kode ke pilot, dan memberikan arahan posisi parkir pesawat dengan benar. Tukang parkir elit ini tidak hanya punya keahlian khusus tapi juga mempertaruhkan nyawa mereka. Ancaman terkena baling-baling Helikopter dan hempasan mesin helikopter mengancam nyawa mereka setiap saat.

Srikandi TNI AL tersebut Adalah Flying deck officer Letda Laut (S/W) Dita Ayu Wardani. Sehari-hari dia bertugas sebagai Kadeplog di KRI dr. Suharso -990. Ia tampak tenang dan elegan saat memandu memarkirkan helikopter ke atas kapal yang dikenal dengan sebutan rumah sakit terapung di perairan Mamuju, Sulbar.

Peran Letda Laut (S/W) Dita Ayu Wardani Titha inilah yang dinilai amat penting dalam memberi akses dan sistem lalu lalang Helikopter di atas KRI medis tersebut.

“Setelah Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, memerintahkan agar TNI AL membentuk Satgas Bencana untuk gempa Sulbar dan kamipun turut bergabung dalam satgas tersebut dan langsung bergerak melakukan kegiatan misi kemanusiaan sampai mendapatkan perintah lebih lanjut” ujarnya saat di temui di atas KRI dr Suharso-990, Sabtu (23/1/2021).

Komentar