Sensus Penduduk 2020: di Sulsel, Jumlah Perempuan Lebih Banyak dari Laki-Laki

Minggu, 24 Januari 2021 20:11

Ilustrasi penduduk perempuan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis data Sensus Penduduk 2020 (SP2020), dan data Administrasi Kependudukan (Adminduk) 2020.

Dilaporkan jumlah penduduk di Indonesia pada bulan September 2020 adalah sebesar 270,2 juta jiwa atau bertambah 32,56 juta jiwa dibandingkan SP2010.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, jumlah penduduk berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dibanding penduduk berkelamin perempuan. Jumlah pria sebesar 136,66 juta jiwa atau 50,58 persen dan penduduk perempuan sebesar 133,54 juta jiwa atau 49,42 persen.

Jika dibandingkan dengan sensus-sensus penduduk sebelumnya, rasio jenis kelamin penduduk Indonesia cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

“Pada tahun 2020 rasio jenis kelamin penduduk Indonesia adalah sebesar 102, artinya terdapat 102 laki-laki untuk setiap 100 perempuan. Angka rasio jenis kelamin yang lebih besar dari 100 menggambarkan bahwa jumlah penduduk laki-laki lebih banyak daripada jumlah penduduk perempuan,” ujar Suhariyanto dikutip dari kanal YouTube BPS, Minggu (24/1/2021).

Menariknya, hanya ada dua provinsi di Indonesia yang jumlah penduduk perempuannya melebihi jumlah penduduk berjenis kelamin laki-laki, yaitu DI Yogyakarta dengan rasio 98 dan Sulawesi Selatan dengan rasio 99.

Selanjutnya, berdasarkan kelompok usia, hasil SP2020 menunjukkan, mayoritas penduduk Indonesia berada pada kelompok usia produktif (15-64 tahun) dengan persentase 70,72 persen.

Komentar