Tangani Covid-19, Anies Baswedan: Kita Jaga Semua, Kita Jaga Jakarta

Minggu, 24 Januari 2021 17:09

Anies Baswedan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anies Baswedan memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak penah lelah, bahkan tak sedikit pun gentar menangani masalah Covid-19. Keseriusan itu diwujudkan dengan konsistensi kebijakan, dan peningkatan kemampuan Testing, Tracing, dan Isolasi-Treatment.

Anies mengatakan, konsistensi kebijakan tidaklah cukup, namun juga harus disertai dengan sikap transparansi, keterbukaan, dan selalu merujuk pada ilmu pengetahuan. Itu adalah prinsip penanganan COVID-19 di DKI.

“Sejak COVID-19 masih dianggap enteng, di saat sebagian mengira ini urusan pendek yang akan cepat selesai, kami di DKI Jakarta sudah bersiap untuk menghadapi masalah ini sebagai urusan yang panjang,” ungkap Anies Baswedan di akun Instagram resminya, Minggu (24/1/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut peran tenaga kesehatan bekerja merawat pasien COVID-19 tanpa kenal lelah, baik memonitor semua melalui CCTV maupun merawat langsung dari kamar ke kamar dengan menggunakan APD lengkap.

“Meski bekerja keras di tengah pandemi, di balik masker, wajah mereka tetap bersemangat dan penuh senyum, mengirimkan pesan optimisme kepada pasien yang mereka rawat : InsyaAllah kalian sembuh dan bisa pulang kembali ke rumah bertemu keluarga!” tutur Anies.

Para tenaga kesehatan ini adalah benteng pertahanan terakhir, jumlah mereka tak sebanyak orang-orang yang terinfeksi. Anies berharap, benteng ini tidak roboh karena hadirnya gelombang pasien COVID-19 yang makin banyak.

“Mari bantu mereka agar jangan ada lagi warga yang harus dirawat di sini. Pastikan diri kita, keluarga dan orang-orang di lingkungan kita menjaga dengan ketat protokol kesehatan. Jangan lelah menggunakan masker, jangan abai menjaga jarak, dan jangan malas mencuci tangan. Kita jaga semua, Kita Jaga Jakarta,” seru Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Diketahui, Satgas Covid-19 melaporkan penambahan sebanyak 12.191 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Sabtu (23/1/2021).

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 3.285 kasus, disusul Jawa Tengah sebanyak 1.875 kasus dan Jawa Barat sebanyak 1.809 kasus baru per 23 Januari.

Sementara kasus aktif Covid-19 di Ibukota turun sebanyak 323 kasus. Masih ada 23.036 pasien yang masih menjalani perawatan atau isolasi. (endra/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI