Bencana Alam Tak Halangi Sidang Pilkada Mamuju akan Digelar 29 Januari 2021

Senin, 25 Januari 2021 17:03

FAJAR.CO.ID, MAMUJU, — Pilkada Mamuju bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). Jumat, 29 Januari nanti, mulai sidang.

GUGATAN Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada Mamuju dilayangkan kubu petahana Habsi Wahid-Irwan SP Pababari (Habsi-Irwan). Sementara peraih suara terbanyak adalah penantang, yakni Sutina Suhardi-Ado Mas’ud (Tina-Ado).

Sengketa Pilkada Mamuju menempatkan KPU Mamuju sebagai pihak termohon. Hanya saja, karena ini berkaitan dengan hasil pilkada, kubu Tina-Ado juga ikut dalam sidang sebagai pihak terkait.

Kuasa Hukum Habsi-Irwan, Akriadi, mengatakan, gugatannya yang sudah teregistrasi di MK, akan memasuki sidang pemeriksaan pendahuluan pekan ini. Model sidang ada dua cara: sidang langsung dan virtual.

Hanya beberapa kuasa hukum yang bisa masuk dalam sidang di MK. Alasannya, protokol kesehatan Covid-19. “(Ada) empat akun untuk ikuti sidang virtualnya,” kata Akriadi, Minggu, 24 Januari.

Akriadi mengaku, beberapa kuasa hukum telah berada di Jakarta mempersiapkan berkas-berkas pembacaan permohonan saat sidang nanti. “Kalau saya di Mamuju karena kemarin berduka,” sebut Akriadi.

Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang mengaku sudah mempersiapkan alat bukti. Rencananya, sidang perdana di MK langsung menghadirkan komisioner KPU Mamuju.

“Diwajibkan salah satu (komisioner, red) hadir. Paling tidak yang hadir divisi hukum dulu,” sebut Hamdan, malam tadi.

Hamdan mengaku, musibah gempa yang terjadi pekan lalu sedikit mempengaruhi kerja-kerja KPU Mamuju dalam mempersiapkan alt bukti di persidangan.”Namun, kami sudah dapat bantuan tenda dari KPU RI, jadi kami berkantor di situ,” sebut Hamdan.

Komentar