Berakhir Besok, Pembatasan Jam Malam di Makassar Berpotensi Diperpanjang Lagi

Senin, 25 Januari 2021 14:25

Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin. (Ikbal/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –– Pembatasan jam malam atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan berakhir besok, Selasa (26/1/2020).

Namun, pembatasan tersebut berpotensi diperpanjang. Pasalnya Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengklaim pembatasan yang dilakukan berhasil menurunkan penyebaran virus Covid 19.

“Ini kan sudah mulai kelihatan ada pengendalian, sudah mulai kelihatan menurun, baik korban meninggal maupun yang terpapar,” ujarnya, Senin (25/1/2021).

“Maka diakhir nanti kita kaji kembali efektivitas, kalau ini secara nyata memberikan sumbangan perbaikan, nah kita coba pertahankan dulu,” lanjutnya

Meski demikian, Rudy mengaku harus tetap melakukan kajian. Terutama keefektifan jam operasional yang saat ini diatur hingga pukul 22.00 WITA.

“Ini yang kita mau evaluasi, apakah pembatasan sampai jam 10 malam ini efektif atau tidak. Kalau itu memberikan efektivitas sekarang kita akan bahas, kalau dihentikan apa efeknya, supaya jangan terjadi peningkatan kembali,” katanya.

Terkait banyaknya komentar, yang menganggap pembatasan ini tidak efektif. Pj Walikota menepis hal itu, pasalnya dengan dilakukannya pembatasan, maka bisa memperpendek aktifitas masyarakat.

Sehingga, hal ini dianggap bisa memperkecil peluang masyarakat untuk berpindah.

“Covid-19 itu kan tidak tidur, itu 24 jam. Jadi kalau kita memperpendek aktifitas orang, sama halnya memperkecil peluang dia berpindah, kan begitu logika berpikirnya,” terangnya.

Komentar