Berharap KUR Jadi Penyelamat UMKM

Senin, 25 Januari 2021 14:56

Pelaku usaha sektor UMKM memperlihatkan contoh produk UMKM miliknya kepada pengelola Bank Wakaf Mikro (BWM) Ummul Mukminin 'Aisyiyah di Makassar, Selasa, (3/11/2020). BWM Ummul Mukminin 'Aisyiyah memberikan bantuan modal pinjaman kepada pelaku UMKM dengan kisaran Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000 secara bertahap yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK berperan dan berupaya meningkatkan akses keuangan UMKM masyarakat kecil yang belum terlayani oleh lembaga keuangan formal. UMKM tetap bisa bertahan di masa pandemi Covid-19 karena adanya kebijakan OJK untuk memberikan relaksasi atau keringanan kredit pembiayaan dari perbankan dan perusahaan pembiayaan di bawah pengawasan OJK.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah percaya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat menjadi obat pemulihan ekonomi nasional. Asal, banyak UMKM yang mengaksesnya. Tidak sebagian saja.

Melalui KUR, bunga kredit memang sangat rendah. Pemerintah telah memberikan subsidi bunga sebesar 3 persen selama 6 bulan ke depan.

Selain itu, pemerintah juga menambah plafon penyaluran KUR tahun ini menjadi Rp253 triliun. Lebih tinggi dari tahun lalu sebesar Rp220 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yakin, makin banyak UMKM yang memanfaatkan KUR, pemulihan ekonomi nasional akan makin cepat. Ia menilai, UMKM sangat berperan dalam pemulihan ekonomi nasional.

“Penyaluran KUR ke sektor UMKM membantu sektor usaha ini cepat bangkit di masa pandemi. Pemerintah akan terus memberikan dukungan sehingga UMKM dapat mengoptimalkan perannya sebagai penggerak ekonomi,” katanya, kemarin.

Koordinator Bidang Perekonomian mendata, pada posisi 21 Desember 2020, penyaluran KUR tercatat sebanyak Rp188,11 triliun atau sekitar 99 persen dari target yang ditetapkan sebanyak Rp190 triliun. KUR disalurkan kepada 5,81 juta debitur dengan outsanding sebesar Rp226,5 ttriliun.

Di Sulsel, penyaluran KUR justru lebih cepat. Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPB) Sulsel mencatat, penyaluran KUR di Sulsel pada 2020 telah disalurkan kepada 383.774 debitur dengan nilai Rp10,50 triliun.

Realisasi tersebut bahkan lebih besar dari tahun lalu, atau sebelum pandemi merebak. Pada 2019, KUR di Sulsel tersalur kepada 308.057 debitur dengan nilai Rp8,18 triliun.

Komentar


VIDEO TERKINI