Natalius Pigai Mengadu ke Jenderal AS Berkulit Hitam

Senin, 25 Januari 2021 15:39

Natalius Pigai (twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Eks Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai jadi korban rasis yang diduga dilakukan oleh Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin), Ambroncius Nababan melalui akun facebook.

Ambroncius Nababan melalui akun facebook, menyandingkan foto Pigai dengan foto Gorilla. Ambroncius Nababan mengunggah itu untuk merespon pernyataan Pigai yang dimuat di media online terkait vaksin covid-19.

Menanggapi itu, Pigai mengaku bangga dengan Jenderal Lloyd Austin yang merupakan orang kulit hitam pertama yang diangkat sebagai Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS).

“Aku bangga padamu, mr Lloyd orang kulit hitam Afrika-Amerika paling kuat di dunia,” kata Pigai di twitternya, Senin (25/1).

Lloyd Austin (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)Pigai menilai, ada perbedaan dengan di Indonesia. Di mana rasisme hingga berhujung penyiksaan dan pembunuhan terjadi di Papua. Kepada Lloyd Austin, Pigai mengadu.

“Kami telah melawan rasisme kolektif (negara) Indonesia terhadap orang kulit hitam Melanesia Afrika (Papua) lebih dari 50 tahun. Penyiksaan, pembunuhan dan genosida gerakan lambat. Kami butuh perhatian,” kata Pigai.

Di cuitan lai, Pigai menilai selama era pemerintahan Joko Widodo pembantaian di Papua cenderung karena rasisme.

“Selama pemerintahan Joko Widodo, pembantaian pembunuhan di Papua, cenderung didasari rasisme. Kita harus hapus rasisme,” kata Pigai di twitternya, Ahad (24/1).

Mantan anggota Komnas HAM ini menilai, negara memelihara pelaku rasis untuk menyerang mereka yang berseberangan dengan pemerintah.

Komentar