Ribut Soal Aturan Jilbab di SMKN 2 Padang, Benny Demokrat: Pengalihan Isu Korupsi Bansos

Senin, 25 Januari 2021 16:20

Politikus Fraksi Partai Demokrat di DPR (FPD) Benny K Harman -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politisi Partai Demokrat Benny K Harman turut menyoroti kasus siswi nonmulim SMKN 2 Padang yang dipaksa memakai jilbab.

Benny menilai bahwa isu intoleransi tersebut sengaja dibesar-besarkan untuk mengalihkan isu-isu besar yang terjadi di Indonesia.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI itu melalui akun Twitternya @BennyHarman dikutip Pojoksatu.id, Senin (25/1/2021).

“Isu-isu sektarian seperti siswi pake jilbab, bahaya intoleransi dan radikalisme telah dimanfaatkan elit penguasa untuk membuat publik diam,” tulisnya.

Sebab menurutnya, ada kasus lain yang semestinya menyita publik.

Mulai dari pelayanan publik yang buruk, bencana, sampai korupsi bansos Covid-19 oleh Juliary P Batubara.

“Mengalihkan perhatian mereka dari buruknya pelayanan publik, ketidakadilan, korupsi bansos, kesulitan hidup, dan bencana banjir,” tudingnya.

Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono itu juga mendesak pemerintah menindak tegas pelaku-pelaku yang merusak lingkungan.

Sebab, lanjut legislator dapil NTT itu, pemerintah adalah satu-satunya lembaga yang bertanggung jawab atas kesalamatan rakyat.

“Tentang bencana banjir, kami berharap pemerintah dapat menghentikan kerusakan lingkungan yaang ada dimana-mana,” tegasnya.

“Tegakan hukum dan ketertiban, jangan terus salahkan masa lampau,” tandas Benny.(muf/pojoksatu)

Komentar