Tolak Gerakan Nasional Wakaf Uang, Ustad Tengku Zul: Takut Dimaling Juga

Senin, 25 Januari 2021 17:06

Ustaz Tengku Zulkarnain.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Presiden Joko Widodo meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU), Senin (25/1/2021) di Istana Negara, Jakarta, dan diikuti sejumlah hadirin secara virtual.

Gerakan tersebut menandai dimulainya transformasi pelaksanaan wakaf yang lebih luas, modern, transparan, dan profesional.

Hanya saja, GNWU yang dimulai hari ini mendapat penolakan keras dari Ustad Tengku Zulkarnain. Dirinya menanyakan komitmen pemerintah mengelolah wakaf yang terkumpul.

Terlebih beberapa mega korupsi justru terjadi pada uang masyarakat yang dihimpun oleh lembaga pemerintah.

“Uang Jiwasraya dimaling. Asabri juga dimaling. BPJS Ketenagakerjaan juga kata Kejaksaan 43 trilyun dimaling,” kata Tengku Zul dikutip fajar.co.id di akun Twitternya, Senin (25/1/2021).

Karena itu, mantan Wasekjend MUI itu menolak mengikuti gerakan wakaf yang dilakukan pemerintah.

“Besok Presiden @jokowi canangkan wakaf uang. Maaf seribu maaf satu Rupiahpun saya tidak akan mau ikut. Tidak percaya. Takut dimaling juga. Salahkah? Ada yang antusias ikut?” ungkapnya.

Sebelumnya, Dalam sambutannya, Presiden yang juga bertindak selaku Ketua Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya mencari jalan untuk mengurangi ketimpangan sosial dan mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Tanah Air.

“Salah satu langkah terobosan yang perlu kita pikirkan adalah pengembangan lembaga keuangan syariah yang dikelola berdasarkan sistem wakaf. Potensi wakaf di Indonesia sangat besar, baik wakaf benda tidak bergerak maupun benda bergerak termasuk wakaf dalam bentuk uang,” ujarnya dikutip dari rilis resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Komentar