Wakil Bupati Bantul Tidak Bisa Cium Aroma Parfum, ke Dapur Tak Bisa Rasa Garam dan Gula

Senin, 25 Januari 2021 12:13

Wabup Bantul Abdul Halim Muslih. Foto: Instagram pemkabbantul

FAJAR.CO.ID, BANTUL – Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menjalani perawatan di RS Panembahan Senopati Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta lantaran positif tertulari COVID-19.

“Semuanya baik-baik saja, tak ada demam, tak ada pusing, tak ada sesak napas,” kata Abdul Halim dalam unggahan di Instagram pada akun Pemerintah Kabupaten Bantul, Senin (25/1).

Abdul Halim pada Jumat (22/1) malam curiga dirinya terinfeksi virus corona karena tidak mencium bau wangi saat menyemprotkan parfum ke baju yang dikenakan.

Dia lantas menuju ke dapur untuk mengecek kondisi indra perasanya dengan mencicipi gula dan garam serta mendapati dirinya tidak merasakan rasa gula dan garam.

Abdul Halim pun kemudian menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19.

“Saya terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa saya ketahui dari mana dan kapan virus itu menulari,” katanya.

Setelah dikonfirmasi terinfeksi virus corona, ia menjalani karantina di Panembahan Senopati. Indra penciuman dan perasanya mulai pulih setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

“Sudah bisa bedakan antara gula dan garam, antara parfum dan rheumason,” katanya.Ia mengatakan bahwa COVID-19 bisa menyerang siapa saja. Abdul Halim meminta warganya disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan penyakit itu.

“Jangan ambil risiko. Tetap bermasker di manapun Anda berada, karena penyebaran kini tak lagi melalui droplet dan kontak erat. Waspadalah,” katanya.

Komentar