Kasus Hukum Baru Menanti HRS, PTPN VIII Laporkan Dugaan Penyerobotan Lahan

Selasa, 26 Januari 2021 20:49

BERBAJU TAHANAN: Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Syihab setelah menjalani pemeriksaan selama 14 jam sebagai tersangka di Di...

FAJAR.CO.ID — PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII melaporkan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke aparat kepolisian. Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, menyebut, laporan itu terkait dugaan penyerobotan lahan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, mulai ditangani penyidik Bareskrim.

“Kasus sedang ditangani oleh Bareskrim tentang laporan PTPN VIII ke Bareskrim. Itu sedang ditangani, nanti perkembangannya kami sampaikan,” kata Rusdi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/1).

Dijelaskan, setelah diterima, laporan dari PTPN VIII itu kemudian diteruskan ke Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim.

“Iya, Dittipidum yang menangani kasus laporan PTPN VIII ke Bareskrim,” ujar Rusdi.

Sebelumnya, PTPN VIII melaporkan Habib Rizieq ke Bareskrim Polri pada 22 Januari 2021. Habib Rizieq dilaporkan terkait penggunaan lahan diduga tanpa izin, yang dipakai untuk areal Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Melaporkan terkait penguasaan lahan yang dikuasai oleh pihak-pihak yang kami sudah berikan peringatan terlebih dahulu terhadap pihak-pihak tersebut,” kata kuasa hukum PTPN VIII, Ikbar Firdaus Nurahman, Jumat (22/1/2021).

Ikbar mengatakan pihaknya melaporkan sekitar 250 orang yang merupakan pihak yang menguasai lahan di lokasi pesantren. Salah satunya, Habib Rizieq Shihab.

“Di kawasan Megamendung, semua yang mendirikan bangunan tanpa izin dan berada di atas lahan milik PTPN akan kami laporkan secara hukum,” ujar Ikbar. (jpnn)

Bagikan berita ini:
4
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar