Nafsu Makan Pengungsi Korban Gempa Sulbar Menurun

Selasa, 26 Januari 2021 13:53

Sejumlah relawan tidak hentinya membawa bantuan ke daerah pelosok di Kabupaten Mamuju, pasca diguncang gempa 6,2 magnitudo.

FAJAR.CO.ID, MAMUJU – Sejumlah relawan tidak hentinya membawa bantuan ke daerah pelosok di Kabupaten Mamuju, pasca diguncang gempa 6,2 magnitudo.

Mereka rela menerobos jalanan rusak demi menyalurkan bantuan. Terutama di Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku.

Di sana, mereka menemukan masyarakat yang mulai mengeluh dengan bantuan makanan yang ia terima. Selama mengungsi, mereka selalu makan mi instan saja.

“Kebanyakan berupa mi instan yang membuat warga menurun nafsu makannya,” kata salah satu relawan Energi Humanisme Indonesia (EHI), Andi Lathifah, Selasa (23/1/2021).

Saat ini, kata dia, para pengungsi butuh makanan sehat seperti sayur, ikan, dan makanan bergizi lainnya. Mereka juga khawatir pulang ke rumah masing-masing.

Selain itu, akses jalan menuju ke kampung itu memang terbilang sulit. Kata Lathifah, relawan yang datang mesti melewati jalan berlumpur sepanjang dua kilometer.

“Apalagi jika musim hujan tiba. Tanah merah masih mendominasi sepanjang jalan perkampungan,” jelasnya.

Untuk mengurangi beban korban gempa ini, relawan EHI membuka layanan kesehatan gratis bagi masyarakat ini. Termasuk melayani keluhan masyarakat yang mulai menurun nafsu makan karena keterusan makan mie instan.

“Beberapa warga terdeteksi pada umumnya mengalami gangguan hipertensi, demam, influensa, dan kurang nafsu makan,” terang dia. (Ishak/fajar)

Komentar