Pelaku Prank Rumah Sakit Divonis 9 Bulan, Eh Dua Minggu Lagi Bebas

Selasa, 26 Januari 2021 21:39

Humas PN Kelas IA Watampone, I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara.

FAJAR.CO.ID, BONE — Anita Rahma Sari. Perempuan yang masih berusia 20 tahun dijatuhi vonis 9 bulan kurungan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Watampone, Selasa (26/1/2021).

Anita merupakan terdakwa kasus prank petugas medis di dua rumah sakit di Bone yang mengaku terpapar Covid-19. “Sudah diputuskan hari ini. Terdakwa di vonis 9 bulan penjara. Dakwaan primer terbukti dan memenuhi unsur,” kata Humas PN Kelas IA Watampone, I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara.

Kata dia, terdakwa dinilai melanggar Pasal 14 Ayat (1) dan (2) juncto Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Meski telah divonis dia akan segera menghirup udara bebas dua minggu lagi.

“Jika tidak ada halangan dua minggu lagi akan bebas. Anita telah ditahan selama delapan bulan. Dia ditahan sejak 11 Mei 2020,” ucapnya.

Vonis majelis hakim lebih rendah tiga bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut satu tahun penjara. Salah satu pertimbangan hakim menjatuhkan putusan lebih ringan karena terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

Bagikan berita ini:
3
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar