Penanaman 1 Juta Pohon Murbai Tak Terealisasi, Pemprov Tetap Beri Rp3 M untuk Produksi Sutera

Selasa, 26 Januari 2021 16:59

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Parenrengi

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Rencana penanaman pohon murbai sebanyak Rp1 juta untuk kebutuhan produksi sutera di Kabupaten Wajo tahun 2021 dipastikan batal. Mengingat penanaman murbai tahun 2020 tidak mencapai target yang telah ditetapkan Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kendati batal, dukungan Pemprov Sulsel untuk mendukung pengembalian kejayaan sutera tetap berlanjut. Dukungan tersebut tertuang dalam bentuk anggaran sebesar Rp3 miliar.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Parenrengi membenarkan hal tersebut. Ia menyebut anggaran tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan produksi sutera di Wajo dan Soppeng.

“Kita juga masih siapkan anggaran Rp3 miliar untuk berbagai kebutuhan dua kabupaten itu, anggaran ini diperuntukkan menyiapkan sarana pemeliharaan ulat, percepatan pembangunan sarana rumah produksi dan pemeliharaan ulat, selebihnya ketika masih membutuhkan anggaran akan dicover dua Kabupaten tersebut, Wajo dan Soppeng,” ungkapnya, Selasa (26/1/2021).

Sebelumnya di tahun 2020 Pemprov Sulsel telah menyiapkan 1 juta pohon murbai untuk ditanam di Kabupaten Wajo namun yang berhasil ditanam Pemerintah Kabupaten Wajo hanya 500 ribu pohon, sehingga tersisa 500 ribu pohon.

Ia mengatakan pengadaan bibit pohon murbai sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel. Untuk tahun 2020 sebanyak 1 juta pohon, hanya saja Pemerintah Kabupaten Wajo tidak melakukan penanaman secara keseluruhan dari bibit pohon murbai yang telah disiapkan.

“Kita sudah siapkan bibit pohon murbai. Nah Kabupaten Wajo yang harus mengeksekusi penanaman ini. Kan kalau Provinsi Sulsel mengadakan lalu kita lagi melakukan penanaman, itu tidak benar. Pak Gubernur selalu mengatakan harus ada sinergi,” ungkap Parenrengi.

Komentar