Pensiun dari Kapolri, Jenderal Idham Azis Bisa jadi Menteri Jokowi

Selasa, 26 Januari 2021 21:03

ILUSTRASI: Jenderal Polisi Idham Azis resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kapolri (Raka Denny/jawapos)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Jenderal Idham Azis seakan sudah tak diragukan kemampuannya. Kemampuannya selama menjadi Kapolri sejak 2019, patut diacungi jempol.

Kini jenderal polisi empat bintang akan memasuki purnabakti mulai Februari 2021 mendatang. Namun tak menutup kemungkinan, karier Idham bakal berlanjut menjadi menteri di Kabinet Kerja Jokowi – Ma’ruf jika diperlukan.

“Bisa saji jadi jika ada reshuflle kabinet, bisa jadi Presiden Jokowi pertimbangkan masuk ke kabinet karena dia mantan Kapolri dan selevel dengan menteri dan kabinet,” kata pengamat politik, pertahanan dan keamanan, Arqam Azikin, Selasa (26/1/2021).

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ini menilai, jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988 dipercaya menjadi pembantu Jokowi dalam membangun negara.

Kelak jika ada reshufle kabinet, lanjut Arqam, Jenderal Idham punya peluang besar dan kemampuannya dalam berbagai hal di luar pekerjaan polisi, tidak diragukan.

“Kalau ada reshufle atau penambahan Menteri, Idham punya peluang jadi penugasan baru. Tidak Selevel (seandainya) jadi Komisaris BUMN,” terang dia.

Namun, apakah nasib Jenderal Idham Azis akan sama seperti Tito Karnavian dari Kapolri menjadi Menteri Jokowi – Ma’ruf?

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik, Ujang Komarudin menilai bahwa hal tersebut mungkin bisa saja terjadi.

Akan tetapi, tidak posisi sebagai Menteri, kemungkinan menjadi Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Duta Besar (Dubes).

Komentar