Prostitusi Anak di Bawah Umur, Oknum Mahasiswa Pasang Tarif Rp500 Ribu hingga Rp2 Juta

Selasa, 26 Januari 2021 20:59

Ilustrasi prostitusi anak di bawah umur-- jawa pos

FAJAR.CO.ID — Kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur kembali terjadi. Unit IV Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil membongkar kasus yang terjadi di Kelurahan Tambak Rejo, Waru, Sidoarjo itu pada Kamis (21/1) sekitar pukul 23.00 WIB.

Praktik prostitusi ini dikendalikan oleh seorang mahasiswa asal Tambak Rejo berinisial AP, 21. Tak main-main, dia berani menawarkan jasa esek-esek anak di bawah umur kepada pria hidung belang.

“Berawal bulan Januari 2021 tersangka mengenal sebut saja Mawar, 15. Kemudian menawarkan wanita itu untuk dibantu boking order (BO) melalui online,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Selasa (26/1).

Tersangka kemudian menggungah konten berisi penawaran jasa layanan prostitusi diberbagai media sosial (medsos). Seperti Michat, WhatsApp Group (WAG), dan grup Faceebook.

“Tersangka mematok tarif bervariasi. Untuk layanan prostisusi ini, pelaku memasang tarif sebesar Rp500 ribu hingga Rp2 juta,” imbuh Gatot.

Unggahan tersangka kemudian terdeteksi oleh Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim yang sedang berpatroli. Petugas selanjutnya menganalisa keberadaan pemilik akun. Tersangka akhirnya ditangkap di rumahnya di daerah Waru Kabupaten.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 unit handphone Xiaomi Redmi Note 9 dan satu unit handphone merk Asus.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau pasal 296 KUHP. Dia terancam pidama 6 tahun penjara atau denda Rp1 miliar. (JPC)

Komentar


VIDEO TERKINI