Timbulkan Kerumunan, Pemkot Makassar Kaji Sanksi Bagi Romeesa Skincare dan Hotel Maxone

Selasa, 26 Januari 2021 17:40

Acara Romeesa Skincare di Hotel Maxone yang dibubarkan Satgas Covid-19 Makassar. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kini tengah mengkaji sanksi bagi salah satu pelanggar protokol kesehatan, Romeesa Skincare yang telah menimbulkan kerumunan di Hotel Maxone.

Sebelumnya, acara produk kecantikan itu dibubarkan oleh Tim Satgas Covid-19, karena tidak memiliki izin, dan dianggap melanggar Perwali nomor 51 Tahun 2020.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, jika surat pernyataan sudah tidak efektif, dalam memberikan efek jera untuk mematuhi Protokol Kesehatan. Maka pihaknya akan memberikan tindakan yang lebih tegas.

“Kalau itu sebenarnya saya kaji, jika surat pernyataan sudah tidak efektif membuat patuh kepada protokol kesehatan, maka harus berani kita tindak tegas,” ujarnya, Senin (25/1/2021)

“Dan kami pasti akan mendukung organ-organ kita di pemerintahan, yang melakukan tindakan tegas, demi menyelamatkan warga Kota Makassar,” lanjutnya.

Tindakan tegas yang ia maksud, seperti sanksi pidana, hingga penutupan bagi hotel.

“Tindakan tegas dalam hal banyak, termasuk sanksi pidana, bisa saja, sudah membahayakan orang. Penutupan bisa saja,” tutupnya. (ikbal/fajar)

Komentar