Buntut Kasus Jilbab, Dinas Pendidikan Evaluasi Total Tata Tertib Sekolah

Rabu, 27 Januari 2021 19:13

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memastikan bakal mengevaluasi total seluruh tata tertib sekolah di wilayahnya. Kepastian itu diambil berdasar pertemuan dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, menyatakan, kesepakatan dari pertemuan tersebut diyakini bisa menyelesaikan persoalan di Padang menyusul terjadinya praktik intoleransi di SMKN 2. ”Akan dilakukan evaluasi dan revisi menyeluruh peraturan-peraturan atau kebijakan sekolah yang diskriminatif di seluruh wilayah Sumbar,” terang dia kemarin (26/1).

Langkah itu diambil untuk memastikan tidak ada lagi aturan yang diskriminatif atau bersifat intoleran terhadap setiap siswa. Sebagaimana disampaikan ORI, perlu ada harmonisasi aturan di antara seluruh lembaga pendidikan di Sumbar dengan aturan-aturan yang lebih tinggi. ”Peraturan (di sekolah-sekolah, Red) tersebut nantinya disesuaikan dengan tata dinas yang ada,” imbuh Beka.

Evaluasi menyeluruh berlangsung sampai 1 Februari. Dinas Pendidikan Sumbar akan menyisir setiap aturan yang ada di sekolah-sekolah di wilayah mereka agar tidak ada lagi paksaan atau larangan terhadap para siswa. Mereka juga akan kembali bertemu dengan Komnas HAM dan ORI pada 2 Februari.

Bagikan berita ini:
1
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar