Komisi B DPRD Kecewa Dana Hibah Pariwisata Hangus, Dispar Hanya Pasrah

Rabu, 27 Januari 2021 10:48

Komisi B bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Kota Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komisi B bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Kota Makassar menyayangkan ‘hangusnya’ dana hibah bantuan pemerintah pusat kepada industri pariwisata dalam rangka penanganan dampak Covid-19.

Pasalnya pengajuan pengalihan anggaran dana hibah pariwisata bagi industri hotel dan restoran dari tahun 2020 ke 2021 oleh Pemerintah Kota Makassar ditolak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Dana hibah sebesar Rp 48,8 miliar itu sejatinya akan dialokasikan untuk kebangkitan industri pariwisata yakni hotel dan restoran yang sedang ‘sakit’ karena terpukul pandemi.

“Ini menjadi keprihatinan kita di DPRD. Kami kecewa dana itu hangus. Seharusnya dana hibah itu kan salah satu upaya mensupport pelaku usaha hotel dan restoran. Sekitar 400 hotel dan 1.200 resto karena pengalihan anggarannya ditolak pusat,” kata William Laurn, Ketua Komisi B DPRD Makassar, Selasa (26/1/2021).

William mengatakan, situasi ini seharusnya menjadi pelajaran untuk ke depan baik pelaku usaha maupun pemerintah untuk membenahi diri, sehingga hal seperti ini tidak terulang lagi.

“Makanya proses administrasi pemerintahan khusus SKPD terkait ini harus betul-betul membenahi diri supaya by sistem jangan ketika tiba masa tiba akal ketika ada bantuan itu terklarifikasi baru kasak kusuk dan itu butuh waktu. Mulai sekarang benahi sistemnya sehingga data-data semua jelas. Begitu pun pelaku usaha benahi juga dokumennya,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
5
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar