MCP Makassar Posisi 18 di Sulsel, KPK Semprot Pemkot

Rabu, 27 Januari 2021 19:42

Kasatgas Koorsupgah KPK Wilayah IV, Niken Aryati

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semprot Pemerintah Kota Makassar terkait rendahnya capaian nilai pengukuran Monitoring Center for Prevention (MCP) yang masih rendah.

Kasatgas Koorsupgah KPK Wilayah IV, Niken Aryati mengatakan pihaknya tengah menyoroti MCP Makassar karena berada diperingkat 18 dari 24 Kabupaten/Kota di Sulsel atau peringkat 220 di Indonesia.

Menurut Niken salah satu faktor penyebabnya berkaitan dengan aset karena banyaknya lahan atau bangunan milik pemerintah Kota Makassar belum dilakukan sertifikasi.

“Banyak aset bermasalah, dan itu akan menjadi konsen kita, apalagi terkait kendaraan dinas yang masih dikuasai pejabat lama,” ucap Niken saat ditemui di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (27/1/2021).

Padahal kata Niken persoalan seperti itu seharusnya sudah cepat selesai, namun itu tidak terjadi dan berlarut larut hanya di Kota Makassar.

Olehnya Niken meminta pihak Pemkot Makassar untuk memberikan teguran kepada semua yang masih menguasai aset dengan memberikan surat teguran.

“Berikan surat teguran pertama, kedua dan ketiga, kalau tidak bawa saja keranah hukum,” terangnya.

Selain itu, Niken juga menganggap rendahnya MCP karena ada kaitannya dengan pilkada yang baru saja digelar karena sangat berdampak dengan kinerja birokrasi yang kurang maksimal.

“Karena ada beberapa indikator penilaian kita dalam MCP itu, salah satunya yah termasuk manajemen ASN juga,” tuturnya

Komentar