Rizal Ramli: Islam Phobia Digencarkan, Saat Kesulitan Keuangan Malah Manfaatkan Dana Ummat

Rabu, 27 Januari 2021 16:26

Rizal Ramli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ekonom senior, Rizal Ramli kembali memberikan kritik ke pemerintah di abwah kendali Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kali ini soal Gerakan Nasional Wakaf Uang yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi, Senin (25/1/2021) kemarin.

Menurut mantan menko perekonomian itu, apa yang dilakukan rezim Jokowi sangat bertolak belakang dengan sikap politiknya selama ini. Terutama menyangkut soal Islam.

“Islam-Phobia digencarkan, tapi ketika kesulitan keuangan, merayu dan memanfaatkan dana ummat, wakaf dan dana haji. Kontradiktif amat sih…,” kata Rizal dikutip fajar.co.id di akun Twitternya, Rabu (27/1/2021).

Sebelumnya, dalam dalam acara Karni Ilyas Club di kanal Youtube 23 Oktober 2020 lalu. Rizal menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlalu banyak dikelilingi orang-orang yang Islamofobia, sehingga tak jarang agama dijadikan alat untuk merongrong kekuasaannya.

“Orang sekitar Jokowi itu Islam Phobia (Islamofobia), memang benar mayoritas mereka juga Islam. Iya tapi kan ada orang yang Islam Phobia. Nggak suka political Islam,” paparnya.

Dalam sebuah kesempatan saat bertemu dengan Presiden Jokowi, ia mengaku sempat memberikan sejumlah wejangan atau menguliahi Presiden Jokowi agar bisa berkuasa lama dengan cara tidak menggangu agama dan kepercayaan masyarakat.

Rizal Ramli menyebut hal tersebut dilakukan seperti era Presiden Soeharto, Perdana Menteri Inggris hingga masa kolonial Belanda.

Selain karena banyaknya orang-orang di Istana atau disekitar Jokowi yang phobia terhadap Islam, juga karena tak adanya penasihat ahli di bidang Antropologi dan Sosiologi.

Komentar