Soal Kemerdekaan Palestina, Sikap Presiden Joe Biden Bikin Lega

Rabu, 27 Januari 2021 22:08

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menandatangani 15 kebijakan baru pada hari pertamanya berkantor di Ruang Oval Gedung Putih, Selasa (20/1). Foto: Reuters

Bangsa Palestina menginginkan wilayah negaranya mencakup Tepi Barat dan Jalur Gaza, sementara ibu kotanya berada di Yerusalem timur.

Namun, seluruh wilayah itu diambil paksa oleh Israel pada 1967. Jika pemerintahan AS yang baru mengikuti perjanjian damai buatan Trump, maka Washington mengakui bahwa wilayah pendudukan itu bagian dari kedaulatan Israel.

“Kami berharap dapat membangun rasa percaya di dua kubu sehingga ada suasana yang kondusif untuk membicarakan solusi ke depan,” kata Mills ke perwakilan dari 15 anggota DK-PBB di Washington.

Ia mengatakan pemerintahan Biden berencana menyalurkan bantuan untuk Palestina dan berupaya membuka kembali kantor perwakilan Palestina di Washington. Di bawah pemerintahan Trump, AS memangkas bantuan dana untuk Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) sebanyak USD 360 juta (sekitar Rp 5,05 triliun). “Langkah ini bukan untuk pemimpin di Palestina,” kata Mills.

“Bantuan yang diberikan AS ditujukan kepada jutaan warga Palestina, diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi bangsa Palestina dan Israel,” ujar dia.

Bagikan berita ini:
9
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar