Depresi Idap Malaria, Petani di Toraja Gantung Diri di Pohon Cengkeh

Kamis, 28 Januari 2021 20:39

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, TORAJA UTARA – Seorang pria bernama Yermia Lilin Arwan, 55 tahun di Kabupaten Toraja Utara sudah tak tahan lagi dengan beban hidupnya.

Ia mengidap penyakit malaria yang tak kunjung sembuh. Ragam obat telah dikonsumsi. Sayang, semua itu sama sekali tidak membuahkan hasil.

Warga Dusun To’awo’, Kelurahan Sa’dan Matallo, Kecamatan Sa’dan ini merasa putus asa dan memilih mengakhiri hidupnya pada sebuah pohon cengkeh yang tak jauh dari rumahnya.

“Korban Yermia ditemukan tewas gantung diri di batang pohon cengkeh dalam kondisi leher terlilit tali sepanjang 1,5 meter,” kata Kasubbag Humas Polres Toraja Utara, Ipda Agus Martopo, Kamis (28/1/2021).

Awalnya, istri korban, Bety Paris, 55 tahun bersama anaknya, Yafet Lilin Paris, 21 tahun pergi ke sawah. Dari situ, niat Yermia untuk mengakhiri hidupnya muncul dari benaknya.

“Kebun itu memang tempat korban sering mengambil kayu bakar,” jelas Ipda Agus.

Hari pun sudah sore. Jarum jam di dinding menunjukkan arah pukul 16.00 Wita. Itu pertanda, sudah waktunya Bety dan Yafet pulang ke rumah.

Bagikan berita ini:
7
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar