Jangan Ada Politik Balas Dendam, Nurdin Abdullah Ingatkan Kepala Daerah Terpilih Lakukan Rekonsiliasi

Kamis, 28 Januari 2021 10:13

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berharap seluruh kepala daerah terpilih tak melakukan politik balas dendam. Rekonsiliasi menjadi langkah awal, yang harusnya dilakukan.

Kepada FAJAR, eks bupati Bantaeng dua periode ini mengatakan, jabatan kepala daerah adakah amanah. Ketika terpilih langkah rekonsiliasi harusnya menjadi uoaya awal yang mesti dilakukan.

Tak hanya untuk yang mendukung. Melainkan termasuk mereka yang tidak mendukung. “Jangan sampai kita merasa super. Ingat jabatan itu titipan,” bebernya kepada FAJAR, kemarin.

Dia meminta agar seluruh pegawai tetap tetap bekerja. Menurutnya semua sudah ditetapkan dalam aturan. Tidak boleh lagi, pejabat melakukan hal yang semena-mena.

Niat memimpin semestinya untuk memperbaiki bangsa dan daerah. Jika ini menjadi pegangan masyarakat akan cepat merasakan dampaknya. Dibanding membangun konflik internal atau eksternal. “Kalau ini terus dibangun kapan kita bisa bekerja dengan baik? ,” ungkapnya.

Nurdin pun mencontohkan, ketika dirinya menjadi bupati terpilih di Bantaeng. Memang ada tim sukses, hanya saja dia tetap bersilaturahmi ke mereka yang tidak memberikan dukungan saat pilkada.

Bahkan, yang tidak mendukungnya dalam pemerintahan tetap dipertahankan. Justru dibina dan mendapat posisi yang penting di masa pemerintahannya selama dua periode di Bantaeng.

“Satu pun pejabat di kabupaten tidak ada dukung saya. Ini ujian, kita harus punya akhlak dan moral. Saya justru mengangkat semuanya ke derajat paling tinggi,” ungkapnya.

Komentar