Jokowi Hanya Pegal-Pegal

Kamis, 28 Januari 2021 08:10

Preside Jokowi menerima suntik kedua Vaksin Covid-19 di Istana Negara, Rabu (27/1/2021). Foto Repro Youtube

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mendapatkan vaksinasi COVID-19 kedua kalinya. Masih dengan vaksin Sinovac. Penyuntikan dilakukan di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (27/1).

Seperti pelaksanaan vaksinasi pertama pada 13 Januari 2021, Jokowi harus melewati tahapan pemeriksaan lebih dulu sebelum diputuskan apakah dapat memperoleh vaksinasi kedua.

“Jadi setelah suntikan vaksin yang pertama di 13 Januari lalu, 2 minggu lalu, saya mendapat suntikan vaksin yang kedua. Sama seperti yang dilakukan dua minggu lalu tidak terasa. Setelah 2 jam hanya pegal-pegal dan sekarang bisa aktivitas ke mana-mana,” kata Jokowi usai mendapat suntikan kedua.

Dia mengakui jumlah orang yang divaksinasi memang masih rendah. “Ini kan baru awal-awal, dimulai dari dokter dan perawat dan per hari ini kurang lebih baru mendapat 250 ribu tenaga kesehatan yang divaksin. Tetapi 2 hari ini melonjak tajam,” jelasnya.

Mengutip dari laman Kementerian Kesehatan, hingga 25 Januari 2021 terdapat 161.959 sumber daya manusia kesehatan (SDMK) yang sudah divaksin. Padahal Kemenkes menyasar 1,48 juta SDMK dan dari jumlah tersebut sudah ada 1,45 juta yang melakukan registrasi ulang untuk vaksinasi COVID-19.

“Kita harapkan karena kita punya 30 ribu vaksinator di 10 ribu puskesmas dan 3000 rumah sakit. Kita harapkan 900 ribu sampai 1 juta orang dapat divaksin. Ini perlu waktu dan manajemen yang baik,” jelasnya.

Komentar