Longsor Terjang Proyek Parit di Karo, 3 Pekerja Hilang Tertimbun

Kamis, 28 Januari 2021 11:04

Pencarian korban longsor-- istimewa

FAJAR.CO.ID, KARO — Tiga pekerja hilang tertimbun longsor yang menerjang proyek pembuatan saluran air atau parit, yang berada di Desa Kuta Galoh Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Rabu (27/1/2021) malam.

Kepala kantor Basarnas Medan, Toto Mulyono menjelaskan pihaknya menerima informasi bahwa peristiwa longsor terjadi Rabu malam sekira pukul 20.00 WIB saat pengerjaan sedang berlangsung.

“Lokasi proyek yang curam karena berada di sisi tebing mengharuskan pekerja harus menggali tanah, namun nahas ketika pekerja sedang menggali tanah tiba-tiba tanah longsor dan langsung menimbun tiga orang pekerja yang berada di bawah,” jelasnya, Kamis (28/1/2021) pagi.

Ketiga pekerja itu adalah Matius Tarigan (34 tahun), merupakan perangkat Desa Kuta Galuh Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Tanah Karo, Gufron Alias Roni (23), pekerja proyek, warga Desa Simpang Pergendangen, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Tanah Karo dan Anto (43), pekerja proyek warga Desa Simpang Pergendangen, Kecamatan, Tiga Binanga, Kabupaten Tanah Karo.

Toto menyebut warga di sekitar lokasi saat itu berusaha mencari ketiga korban dengan cara menyemprotkan tanah menggunakan pompa air seadanya. “Namun dikarenakan lokasi yang curam dan sempit hingga pukul 23.00 WIB korban belum diketemukan. Kemudian sekitar pukul 00.20 WIB, kita (Basarnas) terima informasi tersebut,” jelasnya.

Diungkapkan Toto begitu menerima laporan, timnya langsung bergerak ke lokasi. “Satu tim berjumlah tujuh personil kita berangkatkan malam tadi (dini hari) juga ke lokasi guna melaksanakan operasi SAR pencarian para korban dilengkapi dengan peralatan,” bebernya.

“Semoga operasi SAR berjalan dengan lancar dan para korban bisa secepatnya diketemukan,” pungkasnya. (pojoksumut/pojoksatu/fajar)

Komentar