Pakai Surat Rapid Antigen Palsu, 18 Calon Penumpang Pesawat Ditahan Polisi

Kamis, 28 Januari 2021 19:12

Ilustrasi rapid test antigen.

FAJAR.CO.ID, MAROS – Sebanyak 18 calon penumpang pesawat dari maskapai Lion Air dan Citylink di Bandara Sultan Hasanuddin harus ditahan aparat kepolisian, Kamis (28/1/2021).

Mereka ditahan karena kedapatan membawa surat hasil rapid antigen palsu, saat akan berangkat ke Denpasar, Surabaya, dan Banjarmasin menggunakan pesawat tersebut.

“18 orang ini kami amankan di Polsek Bandara untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Kapolsek Bandara Sultan Hasanuddin, Iptu Asep Widianto.

Perwira dua balok ini menjelaskan, awalnya 18 orang itu akan berangkat menggunakan pesawat Lion Air JT741 tujuan Denpasar. Ada juga yang akan berangkat menggunakan Lion Air JT707/316 tujuan Banjarmasin, dan Citilink QG- 306 tujuan Surabaya.

Setibanya di bandara itu pada pukul 09.20 Wita, penumpang tujuan Denpasar ini tiba di area terminal keberangkatan dan menuju antrian Satgas Covid-19 untuk melakukan pemeriksaan dokumen.

Setelah dokumennya diperiksa, petugas pun curiga dengan surat hasil rapid test antigen yang dikeluarkan oleh RS Umum Wisata Universitas Indonesia Timur (UIT) itu.

“Tidak terdaftar nomor registernya. Petugas pun menghubungi pihak RS UIT dan menyatakan tidak ada nomor registrasi antigen yang terdaftar rombongan tersebut,” jelasnya.

Selain itu, petugas bandara juga menemukan penumpang lain yang merupakan satu rombongan dengan yang tadi, juga kedapatan membawa surat hasil rapid test antigen palsu.

Komentar


VIDEO TERKINI