Rudy Djamaluddin Absen di Rapat Paripurna Walikota Terpilih, Begini Respons Ketua DPRD

Kamis, 28 Januari 2021 17:59

Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin dan Ketua DPRD Rudianto Lallo. (Dok DPRD Makassar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dalam Rapat Paripurna dengan agenda Penetapan Walikota dan Wakil Walikota Makassar terpilih di Gedung DPRD Makassar, Pj Walikota Rudy Djamaluddin tak menampakkan diri. Ia diwakili oleh Sekda Kota Makassar, Muhammad Anshar.

Ketidakhadiran Pj Walikota dalam rapat paripurna tersebut ditanggapi dingin Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo. Menurutnya, Pj Walikota Makassar berkewajiban mensukseskan semua tahapan Pilkada, termasuk tahapan ujung yang ada di DPRD yakni penetapan pasangan calon dalam Pilkada 2020 lalu.

“Tapi mungkin ada kesibukan lain ya silahkan saja,” gumam Rudianto Lallo usai memimpin rapat, Kamis (28/1/2021).

Absennya Rudy Djamaluddin menyiratkan kesan adanya riak-riak dalam menyambut pemimpin baru di Makassar. Apalagi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah telah mengultimatum jajarannya untuk melakukan rekonsiliasi atau pemulihan hubungan dalam pemerintahan. Demi menciptakan kesejukan politik maupun jalannya pemerintahan itu sendiri.

“Tapi kita berharap suasana pemerintahan berjalan sejuk, jangan ada intrik-intrik. Apalagi pesannya pak Gubernur harus rekonsiliasi. Ucapan Gubernur ini harus ditafsirkan Pj Walikota bahwa kalau rekonsiliasi maka Pak Pj harus berinisiasi menyambut Danny-Fatma sebagai pemimpin baru kota Makassar,” tegas Rudianto Lallo lagi.

Kenyataannya, lanjut Politisi Nasdem itu, perintah rekonsiliasi itu seolah berbanding terbalik dengan langkah-langkah yang ditunjukkan Rudy Djamaluddin sebagai pemimpin sementara di Kota Makassar. Salah satunya enggan menemui tim transisi yang dibentuk Danny-Fatma.

Komentar