Abu Janda Dilapor ke Polri, Ferdinand Hutahaean Bilang Niat Tak Baik dari Pelapor

Jumat, 29 Januari 2021 11:25

Ferdinand Hutahaean (FOTO: @ferdinand_hutahaean/instagram)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean memberikan pembelaan terhadap Permadi Arya alias Abu Janda, yang dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait tuduhan melakukan ujaran kebencian bernuansa rasisme.

Pelaporan itu dilakukan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan telah diterima Bareskrim Polri dengan nomor register LP/B/0052/I/Bareskrim Polri tanggal 28 Januari 2021 dengan nama pelapor Medya Rischa Lubis.

“Saya justru melihat upaya dan niat tak baik dari pelapor ini secara pribadi terhadap terlapor,” ucap Ferdinand mengomentari langkah Ketua KNPI Haris Pratama dkk melaporkan Abu Janda, Jumat (29/1).

“Pernyataan Abu Janda dalam cuitannya itu kalau kita telaah secara jernih, saya tidak melihat ada niat untuk rasisme di sana,” sambung mantan politikus Partai Demokrat ini.Ferdinand melanjutkan, pertanyaan Abu Janda tentang evolusi itu maknanya luas. Jadi, tidak boleh disimpulkan begitu saja bahwa terlapor melakukan tindakan rasial dengan pernyataannya.

“Saya tidak sependapat cuitan (Abu Janda) itu rasisme, tetapi hanya sebuah ungkapan pernyataan dalam konteks bermain-bermain. Jadi bukan sesuatu yang serius,” ucap Ferdinand.

Dengan demikian, kata pria yang pernah memimpin Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) ini, tidak boleh pelapor langsung menyimpulkan bahwa itu sesuatu yang rasial dan menyerang Natalius Pigai.

“Maka saran saya, agar saudara pelapor lebih baik mencabut laporannya dan minta maaf. Natalius Pigai saja tidak keberatan, mengapa jadi Haris yang keberatan?” kata Ferdinand.

“Tidak eloklah sedikit-sedikit kita berniat memenjarakan orang sebelum dimintai klarifikasi maksud dari yang bersangkutan secara langsung. Ini prematur dan tidak patut ditindaklanjuti,” tegasnya.

Pihaknya juga meyakini Bareskrim Polri akan menangani masalah ini secara profesional. “Saya percaya polisi pasti profesional dan mampu menelaah apakah cuitan itu ada muatan rasial atau tidak,” pungkas Ferdinand. (jpnn/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI