Berulangkali Dipolisikan Kasus Penghinaan Agama dan Tokoh, Abu Janda Terbilang “Sakti”

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID — Permadi Arya alias Abu Janda sudah berulang kali dilaporkan ke polisi. Namun, hingga kini dia masih bebas bahkan leluasa melanjutkan aksinya. Abu Janda terbilang “sakti”.

Sebaliknya, salah satu pelapor Abu Janda justru ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke penjara.

Selama tiga tahun terakhir, Abu Janda sudah sering dilaporkan ke polisi.

Teranyar, DPP KNPI melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan dan rasisme kepada mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama menyadari dampak buruk yang bakal diterimanya setelah melaporkan Abu Janda ke polisi.

“Jika memang saya harus ditangkap karena melawan orang rasis dan pemecah belah persatuan seperti ini maka saya ikhlas,” kata Haris Pertama, dikutip dari akun Twitter pribadinya, @harisknpi, Kamis (28/1).

Haris meyakini Polri akan bersikap adil dan profesional dalam menegakkan hukum.

“Tapi saya dan seluruh rakyat Indonesia masih yakin POLRI akan menegakkan hukum yang adil dan menjaga persatuan di Indonesia,” katanya.

Haris juga merespon cuitan pegiat media sosial Denny Siregar yang mengingatkan agar siap-siap masuk penjara karena melaporkan Abu Janda.

“Tegakkan keadilan walau langit runtuh! Jeruji penjara akan menjadi surga bagi orang-orang yang membela kebenaran,” tandas Haris KNPI.

Denny Siregar bahkan mengingatkan bahwa Haris KNPI bisa dilaporkan balik oleh Abu Janda ke polisi.

  • Bagikan