Buronan Kasus Korupsi Ditangkap di Tenda Pengungsian Gempa Mamuju

Jumat, 29 Januari 2021 16:04

Seorang terdakwa kasus korupsi di Pare-pare, Mubassir ditangkap di lokasi pengungsian korban gempa di Mamuju

FAJAR.CO.ID, PARE-PARE – Seorang terdakwa kasus korupsi di Pare-pare, Mubassir ditangkap di lokasi pengungsian korban gempa di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (29/1/2021).

Dia ditangkap oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejati Sulsel, bersama tim dari Kejari Parepare, Kejari Mamuju dan Kejati Sulbar di Jalan H. Hapati Hasan, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pare-pare, Amiruddin, mengatakan, Mubassir adalah terdakwa dalam korupsi proyek pengadaan partisi dan penataan ruangan, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Kota Parepare tahun anggaran 2007.

“Terdakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp200.138.390 dan dihukum penjara selama satu tahun dan denda Rp50.000.000,” katanya, Jumat (29/1/2021).

Terdakwa Mubassir buron sejak sembilan tahun lalu dan telah berpindah-pindah ke beberapa wilayah di Indonesia, agar terhindar dari penangkapan petugas.

Amiruddin menjelaskan, Mubasir terbukti bersalah melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999.

Sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, berdasarkan putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 1617 K/Pid.Sus/2011 tanggal 19 Maret 2012.

Dengan menyatakan, lanjut Amiruddin, Mubassir, dihukum penjara selama selama satu tahun dan denda Rp 50.000.000. Ketentuannya, apabila denda tidak dibayar, makan diganti dengan pidana selama dua bulan.

Komentar