Dugaan Penghinaan Ambroncius Nababan, LPSK Bilang Mengancam Kebhinekaan

Jumat, 29 Januari 2021 14:42

Natalius Pigai

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap untuk melindungi para saksi dalam kasus dugaan penghinaan yang dilakukan Ketua Umum DPP Projamin (Pro Jokowi-Maruf Amin) Ambroncius Nababan dan pihak lainnya kepada Natalius Pigai.

LPSK menilai pernyataan Ambroncius yang juga politikus Hanura itu sebagai hal yang mengancam kebinekaan Indonesia.

Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution mengatakan, ujaran bernuansa rasisme tidak bisa dibiarkan karena dikhawatirkan berdampak pada meruncingnya perbedaan di masyarakat.

Keberanian aparat penegak hukum memproses pelaku secara imparsial, tanpa memandang siapa dan berafiliasi ke kekuatan politik mana, sangat dinanti publik.

Bahkan, ini menjadi tantangan yang harus mampu dijawab Kapolri baru. LPSK sendiri siap melindungi saksi dan korban pada kasus ujaran bernuansa rasisme sesuai peraturan perundang-undangan.

Dengan adanya perlindungan, diharapkan saksi maupun korban ujaran rasisme akan berani bersuara dan memperjuangkan keadilan.

“Tindakan dan ujaran rasisme terhadap siapa pun dan dengan dalih apa pun, di samping penistaan terhadap kehormatan kemanusiaan, juga ahistoris dan pengingkaran terhadap sejarah bangsa Indonesia sendiri sebagai bangsa yang majemuk, multikultur,” tegas Maneger dalam keterangan yang diterima, Kamis (28/1).

Kasus ujaran bernuansa rasisme menimpa mantan Komisioner Komnas HAM RI asal Papua, Natalius Pigai bukan pertama kalinya. Para pelakunya juga secara terbuka menyatakan diri berafiliasi pada politik tertentu.

Bagikan berita ini:
10
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar