Kaki Ditebas saat Naik Motor, Warga di Bantaeng Tewas Bersimbah Darah

Jumat, 29 Januari 2021 14:56

ILUSTRASI.

FAJAR.CO.ID, BANTAENG -Pria bernama Tasbin bin Syahrir, 18 tahun dan temannya, Baba bin Rappung, 18 tahun mendapat perlakuan tak menyenangkan.

Tasbin tewas dianiaya dengan cara ditebas oleh pelaku Agung Ashari, 19 tahun dan Ashabul Kahfi, 19 tahun di Jalan Sungai Celendu, Kabupaten Bantaeng, pada Rabu, (27/1/2021) Pukul 23.00 Wita.

Sedangkan Baba hanya mengalami luka tebasan namun harus dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kasubdit IV Reskrimum Polda Sulsel, Kompol Suprianto, mengatakan, awalnya kedua korban sedang melintas di jalan itu.

Tak lama kemudian, mereka menebas kaki korban hingga terjatuh dari kendaraannya. Pelaku pun kabur meninggalkan lokasi.

“Korban Tasbin meninggal dunia di TKP dan rekannya Baba mendapat perawatan intensif di RSUD Anwar Makkatutu. Atas kejadian itu, pelapor dan korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi,” katanya, Jumat (29/1/2021).

Penyelidikan dan penangkapan pun dilakukan. Polisi pun mengendus keberadaan kedua pelaku yang berada di wilayah Kecamatan Pajjukukang, Bantaeng.

Akhirnya keduanya pun ditangkap tanpa perlawanan pada Kamis dini hari, (28/1/2021) pukul 01.00 Wita. Keduanya pun dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi.

“Mereka mengakui telah melakukan penganiayaan, dengan cara menebas kaki korban lalu terjatuh dari sepeda motor,” jelas perwira polisi satu melati ini.

Kata dia, motif dari kasus ini masih diselidiki oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bantaeng. Sejumlah barang bukti juga disita polisi.

Komentar