Mario David: Penertiban Gudang dalam Kota Butuh Konsistensi dan Integritas Pemerintah

Jumat, 29 Januari 2021 09:21

Mario David

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aktivitas gudang dalam kota kian menjamur. Lemahnya pengawasan dan penindakan disinyalir jadi sumber dari persoalan ini. Pemerintah kota Makassar terkesan melakukan pembiaran.

Padahal sudah ada peraturan wali kota (Perwali) Nomor 93 Tahun 2005 tentang Pergudangan Dalam Kota. Perwali itu terbit di era Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.

Dalam perwali tersebut, telah diatur wilayah kawasan pergudangan. Yakni di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya. Tetapi, hingga saat ini masih ditemui aktivitas pergudangan di luar wilayah tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Mario David mengatakan, persoalan yang selama ini melilit Pemkot Makassar adalah inkonsistensi dalam menegakkan aturan dan menertibkan gudang dalam kota.

“Memang urusan gudang dalam kota sudah puluhan tahun sebenarnya, persoalannya Pemkot tidak konsisten. Aturan sudah ada, dua tahun terakhir banyak tim yang dia buat, tim terpadu lah, macam-macamlah, ini persoalan konsistensi,” ujarnya, Kamis (28/1/2021).

Persoalan kedua, kata Mario David adalah soal integritas. Karena sepanjang tiga tahun terakhir ini, selalu diadakan rapat untuk penertiban gudang dalam kota, tim gabungan yang diisi oleh TNI dan Polri sudah turun melakukan penertiban. Namun tetap saja masih ada gudang dalam kota berdiri.

Itu artinya, tutur Mario, masalah ini juga menyangkut integritas pemerintah. Mario mencurigai, gudang-gudang tersebut memiliki dekkeng atau orang berpengaruh yang mengamankan gudang tersebut. “Kalau sudah turun, sudah diperintahkan, I don’t know ada komunikasi , ada dekkengnya ini gudang , yah mundur lagi,” ujarnya.

Komentar